Arsip Kompetisi Sepak Bola Nasional Sejak Era Hindia Belanda Hingga Indonesia Modern. Menyajikan Format, Hasil Kompetisi, Penghargaan dan Sejarah Faktual.

Stedenwedstrijden HNVB 1936

Kompetisi sepak bola antarkota etnis Tionghoa di Hindia Belanda, Stedenwedstrijden Tionhoa atau Chineesche Stedenwedstrijden, kembali digelar oleh HNVB pada tahun 1936 dengan Soerabaja sebagai tuan rumah utama untuk babak final. Kompetisi ini tetap menjadi wadah penting bagi klub-klub etnis Tionghoa dari berbagai kota untuk menunjukkan kekuatan sepak bola mereka.

 

Kompetisi ini tetap melanjutkan tradisi sebagai salah satu ajang paling prestisius dalam lingkup sepak bola komunitas Tionghoa di Hindia Belanda. Pada saat itu, HNVB telah berdiri independen setelah sebelumnya berada di bawah NIVB, lalu memilih tidak bergabung dengan federasi baru NIVU ketika NIVB dibubarkan, sehingga kompetisi ini sepenuhnya menjadi simbol kemandirian sepak bola komunitas Tionghoa.

Peserta:

 

Babak Final

 

THH Pekalongan

Tiong Hoa Soerabaja

UMS Batavia

 

Babak Distrik

 

HCTNH Blitar

HCTNH Djokjakarta

Union Semarang

YMC Bandoeng

YNH Cheribon

Format Kompetisi:

 

Kompetisi terdiri dari dua tahap utama, yaitu babak distrik dan babak final. Babak distrik diselenggarakan di tiga distrik utama, yaitu Distrik West Java, Distrik Midden Java dan Distrik Oost Java dimana tim terbaik dari setiap distrik melaju ke babak final. Babak final menggunakan sistem round-robin, dimana setiap tim bertanding satu kali melawan dua tim lainnya. Seluruh hasil pertandingan dikumulasi dalam satu klasemen umum. Tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dinyatakan sebagai juara. Seluruh pertandingan pada babak final diselenggarakan di Tiong Hoa-Veld, Soerabaja, sementara babak distrik digelar di beberapa kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

Jadwal Kompetisi:

 

Babak Pendahuluan: 2 Februari-1 Maret 1936.

Babak Final: 10-12 April 1936.

Babak Distrik (Districtswedstrijden):

 

Distrik West Java[1]

 

YMC Bandoeng

1

UMS Batavia

2

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

 

Hasil Pertandingan

2 Februari 1936 - Nieuw Houtrust, Bandoeng

Wasit: Van Beekom

YMC Bandoeng 1-2 UMS Batavia

Pencetak Gol: Kim Leng (1-2) - Giok Sien (0-1), Thio Kek Boo (0-2)

 

Distrik Midden Java

 

Klasemen Akhir Distrik Midden Java[2]

 

#

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

THH Pekalongan

1

1

0

0

3-1

2

2

YNH Cheribon

2

1

0

1

6-6

2

3

Union Semarang

1

0

0

1

3-5

0

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

 

Hasil Pertandingan

2 Februari 1936 - Cheribon

YNH Cheribon 1-3 THH Pekalongan

 

16 Februari 1936 - Union-Veld, Semarang

Wasit: Guijkens

Union Semarang 3-5 YNH Cheribon

Pencetak Gol: Ngo Siang (1-0), Kwat Djien (2-0), Yun Tong (3-5) - Sing Lan (1-2), Toen Liong (2-2), Lay Fing (2-3), (2-4), (2-5)

 

1 Maret 1936 - Pekalongan

THH Pekalongan vs Union Semarang[3]

 

Distrik Oost Java

 

Klasemen Akhir Distrik Oost Java

 

#

Tim

M

M

S

K

SG

P

RG

1

Tiong Hoa Soerabaja

2

2

0

0

7-0

4

 

2

HCTNH Blitar

2

0

1

1

5-6

1

0,83

3

HCTNH Djokjakarta

2

0

1

1

5-11

1

0,45

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

 

Hasil Pertandingan

2 Februari 1936 - Tiong Hoa-Veld, Soerabaja

Tiong Hoa Soerabaja 6-0 HCTNH Djokjakarta

Pencetak Gol: Tjing Tik (1-0), (5-0), (6-0), Tik Gwan (2-0), Ing Haw (3-0), (4-0)

 

16 Februari 1936 - Asri-Veld, Djokjakarta

Wasit: The Sik Tjing

HCTNH Djokjakarta 5-5 HCTNH Blitar

Pencetak Gol: Gwat Djian (1-0), Tjin Lian (2-0), (4-5), Tjin Hok (3-4), Ban An (5-5) - Khong Gie (2-1, pen.), (3-5), Khong Aan (2-2), Sam Gwie (2-3), Kim Twan (2-4)

Gagal Penalti: Tjin Lian (HCTNH Djokjakarta)

 

1 Maret 1936 - Blitar

Wasit: Soekarmin

HCTNH Blitar 0-1 Tiong Hoa Soerabaja

Pencetak Gol: Tik Gwan (0-1, pen.)

Babak Final (Stedenwedstrijden):

 

Klasemen Akhir

 

#

Tim

M

M

S

K

SG

P

RG

1

UMS Batavia 🏆

2

1

0

1

8-2

2

4,00

2

Tiong Hoa Soerabaja

2

1

0

1

3-3

2

1,00

3

THH Pekalongan

2

1

0

1

2-8

2

0,25

🏆

: Juara

 

 

Hasil Pertandingan

10 April 1936 - Tiong Hoa-Veld, Soerabaja

Wasit: Van Aussem

Tiong Hoa Soerabaja 1-2 THH Pekalongan

Pencetak Gol: Ie Giam (1-2) - Tjie Liang (0-1), (0-2, pen.)

 

11 April 1936 - Tiong Hoa-Veld, Soerabaja

Wasit: Hogewoud

THH Pekalongan 0-7 UMS Batavia

Pencetak Gol: Tjiap Hie (0-1), Eng Gan (0-2), (0-5), (tidak tercatat) (0-3), (tidak tercatat) (0-4), Eng Siang (0-6), Giok Sien (0-7)

 

12 April 1936 - Tiong Hoa-Veld, Soerabaja

Wasit: Van Hooydonk

Tiong Hoa Soerabaja 2-1 UMS Batavia

Pencetak Gol: Ie Giam (1-0), Tio Sie Liong (2-1) - Giok Sien (1-1)

Hasil Akhir:

 

Tim Tiga Besar

UMS Batavia 🏆

Tiong Hoa Soerabaja 🥈

THH Pekalongan 🥉

Juara:

 

🏆 UMS Batavia

 

Skuad UMS Batavia 1936[4]

 

(Sumber Foto: Soerabaijasch Handelsblad)

 

#

Nama Pemain

GK

Thio Kioe Sen

DF

Thio Kek Boo

DF

Oeij Giok Seng

DF

Soen Liang

MF

Kwee Sing Tjoe

MF

Siong Tjoan

MF

Liong Tong

FW

Boen Lie

FW

Eng Siang

FW

Giok Sien

FW

Eng Gan

FW

Tjiap Hie

FW

Tek Oen

FW

Bing Lie

FW

Cheng Kee

FW

Tan Chin Hoat

FW

Tek Han

Catatan:

[1] Informasi mengenai Babak Distrik di Distrik West Java tidak terdokuemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat satu hasil pertandingan, serta konfirmasi kelolosan UMS Batavia ke Babak Final (Stedenwedstrijden). Tidak diketahui apakah ada klub lain selain UMS Batavia dan YMC Bandoeng yang berpartisipasi di distrik ini.

[2] Informasi mengenai Babak Distrik di Distrik Midden Java tidak terdokuemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi kelolosan THH Pekalongan ke Babak Final (Stedenwedstrijden). Klasemen disusun berdasarkan informasi yang tersedia.

[3] Hasil pertandingan antara THH Pekalongan dan Union Semarang pada 1 Maret 1936 di Pekalongan tidak diketahui. Namun, karena THH Pekalongan keluar sebagai juara Distrik Midden Java, analisis matematis menunjukkan tiga kemungkinan hasil yang logis: (1) THH Pekalongan menang dengan skor berapapun, (2) laga berakhir imbang, atau (3) mereka kalah maksimal 0-1.

[4] Pada masa pra-kemerdekaan Indonesia, seluruh pemain yang berafiliasi dengan HNVB secara hukum dan administrasi memiliki kewarganegaraan ganda. Mereka berstatus sebagai warga negara Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische onderdaan) sekaligus warga negara Tiongkok berdasarkan asas ius sanguinis. Penggunaan bendera disesuaikan dengan status pemain. jika belum pernah membela atau menerima panggilan dari tim nasional Tiongkok, maka bendera yang dicantumkan adalah bendera Hindia Belanda.

Referensi:

 

(1) De Locomotief

(2) Sin Po

(3) Sin Tit Po

(4) Soerabaijasch Handelsblad

Back To Top