⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

Arsip Kompetisi Sepak Bola Nasional Sejak Era Hindia Belanda Hingga Indonesia Modern. Menyajikan Format, Hasil Kompetisi, Penghargaan dan Sejarah Faktual.

Pada tahun 1979, sepak bola Indonesia memasuki babak baru dengan lahirnya Liga Sepak Bola Utama (Galatama). PSSI menggagas kompetisi ini sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional yang kala itu dinilai mulai tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Sebelum Galatama hadir, puncak panggung sepak bola di tanah air sepenuhnya dikuasai oleh Perserikatan, yaitu kompetisi antardaerah yang mengadu klub-klub perwakilan kota atau kabupaten dengan dukungan suporter yang sangat fanatik. Meskipun Perserikatan berhasil menanamkan kebanggaan kedaerahan dan rivalitas sengit, kompetisi ini dijalankan secara amatir. Para pemain umumnya bertanding di sela-sela pekerjaan utama mereka, sementara pendanaan klub sangat bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Kondisi ini membuat fleksibilitas pengelolaan klub terbatas dan pembentukan pemain industri sulit berkembang.

Berangkat dari realita tersebut, Galatama hadir membawa angin segar dengan wujud tata kelola yang lebih modern. Klub-klub peserta Galatama diwajibkan memiliki manajemen mandiri, pendanaan dari sponsor atau pemilik modal, serta sistem imbalan berupa gaji dan kontrak resmi untuk para pemainnya. Musim perdana Galatama resmi bergulir pada 17 Maret 1979 dengan diikuti oleh 14 klub pionir yang mayoritas berdiri di bawah naungan perusahaan, instansi, maupun komunitas bisnis.

Di era awalnya, kompetisi ini secara resmi menyandang status sebagai liga non-amatir. Istilah ini digunakan PSSI untuk menandai fase transisi dari era amatir menuju tata kelola industri penuh, yaitu masa ketika regulasi kontrak, perlindungan pemain, dan struktur klub masih terus dicari bentuk idealnya. Kendati demikian, hadirnya liga non-amatir ini menjadi pemicu lahirnya iklim baru yang menuntut kedisiplinan dan fokus penuh dari para pelakunya.

Perbedaan mendasar antara Perserikatan dan Galatama terletak pada filosofi pengelolaannya. Jika Perserikatan mengandalkan kebanggaan kedaerahan dan basis massa publik, Galatama menekankan aspek kemandirian bisnis dan orientasi karir pemain. Kedua kompetisi dengan karakter kontras ini sempat berjalan beriringan selama lebih dari satu dekade, sebelum akhirnya resmi dilebur menjadi Liga Indonesia pada tahun 1994.

Musim perdana Galatama 1979-1980 tidak hanya mencatatkan sejarah baru dalam kalender kompetisi tanah air, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi lahirnya ekosistem sepak bola profesional di Indonesia. Dari sinilah standar baru sepak bola nasional mulai dibentuk, sekaligus melahirkan generasi pemain bintang yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional di pentas internasional..

Peserta:

Arseto

BBSA Tama

Buana Putra

Cahaya Kita

Indonesia Muda

Jaka Utama

Jayakarta

Niac Mitra

Pardedetex

Perkesa 78

Sari Bumi Raya

Tidar Sakti

Tunas Inti

Warna Agung

Format Kompetisi:

Kompetisi ini menggunakan sistem double round-robin, di mana setiap klub peserta saling berhadapan dua kali, masing-masing satu kali sebagai tuan rumah dan satu kali sebagai tim tamu. Seluruh hasil pertandingan dikumulasi dalam satu klasemen umum. Tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di akhir musim dinyatakan sebagai juara.

Jadwal Kompetisi:

17 Maret 1979-6 Mei 1980.

Klasemen Akhir:[1]

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

Warna Agung 🏆

25

17

4

4

62-24

38

2

Jayakarta

25

14

9

2

36-8

37

3

Indonesia Muda

25

15

6

4

62-28

36

4

Niac Mitra

25

13

8

4

62-19

34

5

Pardedetex

25

10

8

7

37-21

28

6

Jaka Utama

25

10

5

10

30-33

25

7

Perkesa 78

25

10

4

11

33-30

24

8

Arseto

25

7

10

8

34-33

24

9

Tunas Inti

25

7

7

11

34-39

21

10

PS Sari Bumi Raya

25

7

7

11

26-42

21

11

Cahaya Kita

25

8

5

12

28-58

21

12

Tidar Sakti

25

4

5

16

30-74

13

13

Buana Putra

25

3

6

16

19-52

12

14

BBSA Tama

13

2

0

11

10-42

4

 

🏆

: Juara

 

: Mengundurkan Diri

Hasil Pertandingan:[2]

Putaran Pertama

 

17 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 3-2 Pardedetex

Pencetak Gol: Abdul Kadir 5', 43', Ambrita 59' - John Lesnussa 41', Zulham Effendi 81'

 

17 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 0-2 Jayakarta

Pencetak Gol: Andi Lala 31', Anjas Asmara 55'

 

18 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Perkesa 78 0-1 Sari Bumi Raya

Pencetak Gol: Djadjang Nurdjaman 86'

 

18 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 1-1 Niac Mitra

Pencetak Gol: Jopie Noya 73' - Yusuf Malle 80'

 

20 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 2-1 Sari Bumi Raya

 

20 Maret 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-1 Pardedetex

 

21 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 0-1 Niac Mitra

 

22 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

BBSA Tama 0-5 Pardedetex

 

23 Maret 1979 - Stadion Persib, Bandung

Sari Bumi Raya 1-4 Niac Mitra

 

25 Maret 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-0 Pardedetex

 

25 Maret 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 2-3 Niac Mitra

 

25 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 1-1 Jaka Utama

 

29 Maret 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 1-2 Jaka Utama

 

29 Maret 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 0-1 Pardedetex

 

31 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 2-0 BBSA Tama

 

31 Maret 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-3 Warna Agung

 

1 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Jayakarta 0-0 Indonesia Muda[3]

 

1 April 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-0 Jaka Utama

 

1 April 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 2-0 Pardedetex

 

2 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Arseto 2-0 Buana Putra[4]

 

4 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 4-1 Jaka Utama

 

7 April 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

BBSA Tama 1-3 Cahaya Kita

 

7 April 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 0-0 Arseto

 

8 April 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-1 Indonesia Muda

 

9 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 0-0 Tunas Inti

 

12 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-1 BBSA Tama

 

13 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-0 Tidar Sakti

 

14 April 1979 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 0-0 Jayakarta[5]

 

14 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 2-0 Tunas Inti

 

15 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 2-2 Arseto

 

15 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 1-0 Niac Mitra

 

16 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 3-0 Tidar Sakti

 

17 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 1-4 Niac Mitra

 

21 April 1979 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 1-1 Tunas Inti

 

21 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 0-1 Cahaya Kita

 

21 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 0-2 Indonesia Muda

 

24 April 1979 - Stadion Bekasi

Buana Putra 0-2 BBSA Tama

 

28 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 2-0 Sari Bumi Raya

 

1 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Indonesia Muda 4-1 Cahaya Kita

 

5 Mei 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-0 BBSA Tama

 

5 Mei 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 3-2 Tunas Inti

 

8 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 2-1 Buana Putra

 

15 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

BBSA Tama 3-1 Tidar Sakti

 

19 Mei 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-4 Tunas Inti

 

22 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

BBSA Tama 1-2 Sari Bumi Raya

 

26 Mei 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-1 Buana Putra

 

29 Mei 1979

Tunas Inti 2-1 Cahaya Kita

 

4 Juni 1979

Buana Putra vs Jayakarta[6]

 

5 Juni 1979

Cahaya Kita 1-0 Perkesa 78

 

9 Juni 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-0 Arseto

 

13 Juni 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Arseto 1-0 Tunas Inti

 

25 Juni 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 0-4 Perkesa 78

 

30 Juni 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 1-1 Tunas Inti

 

1 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 3-2 Arseto

 

7 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 3-1 Buana Putra

 

8 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Arseto 5-1 BBSA Tama

 

14 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 3-2 Tidar Sakti

 

15 Juli 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-1 Buana Putra

 

19 Juli 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Jayakarta 0-0 Cahaya Kita

 

20 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Indonesia Muda 2-2 Buana Putra

 

21 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

BBSA Tama 0-2 Jayakarta

 

21 Juli 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 2-4 Warna Agung

 

22 Juli 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Cahaya Kita 0-2 Niac Mitra

 

23 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Indonesia Muda 4-3 Tunas Inti

 

1 September 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 1-3 Indonesia Muda

 

2 September 1979

Buana Putra vs Jayakarta[7]

 

9 September 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-2 Tidar Sakti

 

7 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 0-4 Jayakarta[8]

 

8 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

BBSA Tama 0-5 Warna Agung

 

9 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 1-3 Pardedetex

 

14 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Cahaya Kita 0-3 Pardedetex

 

15 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 6-1 BBSA Tama

 

16 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 0-2 Pardedetex

 

21 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 6-0 Cahaya Kita[9]

 

21 Oktober 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Jayakarta 1-1 Niac Mitra

 

22/23? Oktober 1979

Indonesia Muda 2-0 Perkesa 78

 

25 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 0-3 Jayakarta

 

26 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 3-3 Niac Mitra

 

28 Oktober 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 0-2 Jayakarta

 

31 Oktober 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 8-0 BBSA Tama[10]

 

5 November 1979 - Stadion Menteng

Buana Putra 2-4 Warna Agung

 

9 November 1989 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 1-1 Warna Agung

 

12 November 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 1-2 Sari Bumi Raya

 

13 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 0-0 Jayakarta

 

15 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 5-0 Jaka Utama

 

17 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Jayakarta 2-0 Jaka Utama

 

19 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 3-1 Perkesa 78

 

20 November 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 0-1 Pardedetex

 

20 November 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-3 Jayakarta

 

25 November 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 5-0 Arseto

 

26 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Jayakarta 1-0 Perkesa 78

 

27 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 3-3 Indonesia Muda

 

5 Desember 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-1 Arseto 1-1

 

Putaran Kedua

 

18 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 0-0 Perkesa 78

 

18 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 3-2 Jaka Utama

 

20 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 4-0 Tidar Sakti

 

22 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Jayakarta 2-0 Buana Putra

 

22 Desember 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 4-2 Sari Bumi Raya

 

28 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 0-0 Tunas Inti

 

30 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 1-1 Cahaya Kita

 

30 Desember 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-1 Jayakarta

 

30 Desember 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-1 Arseto[11]

 

4 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 7-0 Tidar Sakti

 

5 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 2-0 Sari Bumi Raya

 

5 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor

Cahaya Kita 0-2 Jayakarta

 

7 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 1-1 Niac Mitra

 

10 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 0-0 Arseto

 

10 Januari 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 3-2 Perkesa 78[12]

 

11 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 1-1 Sari Bumi Raya

 

12 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 3-0 Jaka Utama

 

12 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 1-2 Warna Agung[13]

 

14 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan

Pardedetex 1-1 Niac Mitra

 

15 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Jayakarta 4-0 Tunas Inti[14]

 

18 Januari 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-1 Niac Mitra

 

20 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 2-0 Cahaya Kita

 

20 Januari 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 0-2 Jayakarta

 

21 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Warna Agung 2-1 Tunas Inti

 

21 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-0 Buana Putra

 

22 Januari 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-0 Indonesia Muda

 

26 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 2-1 Jayakarta

 

27 Januari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 0-1 Warna Agung

 

28 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 1-1 Tunas Inti[15]

 

31 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Indonesia Muda 3-0 Buana Putra

 

1 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 3-0 Jaka Utama

 

3 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 3-1 Sari Bumi Raya

 

4 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Tunas Inti 1-3 Perkesa 78

 

5 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 3-0 Cahaya Kita

 

5 Februari 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 2-2 Warna Agung

 

9 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 2-0 Tunas Inti

 

10 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 2-1 Arseto

 

11 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 2-0 Perkesa 78

 

13 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 5-0 Buana Putra

 

15 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 1-0 Arseto

 

16 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Jayakarta 2-1 Tidar Sakti

 

16 Februari 1980 - Stadion Bima, Cirebon

Sari Bumi Raya 0-0 Jaka Utama[16]

 

20 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 2-0 Buana Putra

 

21 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 1-4 Indonesia Muda

 

23 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Jayakarta 1-0 Arseto

 

24 Februari 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-0 Warna Agung

 

24 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 12-0 Tidar Sakti

 

8 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 1-0 Arseto

 

10 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 1-1 Tunas Inti

 

14 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Buana Putra 3-1 Tidar Sakti

 

16 Maret 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 1-0 Perkesa 78

 

16 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 5-1 Tidar Sakti

 

16 Maret 1980 - Bandung

Sari Bumi Raya 2-2 Cahaya Kita

 

23 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 1-1 Sari Bumi Raya

 

24 Maret 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 2-4 Cahaya Kita

 

31 Maret 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung

Sari Bumi Raya 1-0 Perkesa 78

 

5 April 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 5-0 Tidar Sakti

 

5 April 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 0-0 Cahaya Kita

 

9 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 2-1 Pardedetex

 

10 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 3-1 Sari Bumi Raya

 

13 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Jayakarta 0-0 Pardedetex

 

14 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 1-0 Indonesia Muda

 

16 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Warna Agung 2-1 Pardedetex

 

19 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 5-0 Cahaya Kita

 

20 April 1980 - Lapangan Pardedetex

Pardedetex 2-1 Buana Putra

 

20 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Tunas Inti 1-2 Indonesia Muda

 

21 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 3-3 Sari Bumi Raya

 

23 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 0-0 Jayakarta

 

24 April 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor

Perkesa 78 1-2 Indonesia Muda

 

25 April 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung

Jaka Utama 2-0 Buana Putra

 

25 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 1-8 Warna Agung

 

26 April 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang

Tidar Sakti 1-2 Arseto

 

27 April 1980 - Padang

Pardedetex 2-3 Indonesia Muda[17]

 

27 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya

Niac Mitra 1-2 Perkesa 78

 

30 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Jayakarta 0-1 Warna Agung

 

2 Mei 1980 - Stadion Menteng, Jakarta

Cahaya Kita 1-4 Jaka Utama[18]

 

5 Mei 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Arseto 1-1 Jaka Utama

 

6 Mei 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta

Indonesia Muda 1-1 Jayakarta

Penghargaan:

Top Skor

🇮🇩 Hadi Ismanto (Indonesia Muda) - 22 Gol

Hasil Akhir:

Tim Tiga Besar

Warna Agung 🏆

Jayakarta 🥈

Indonesia Muda 🥉

Juara:

🏆 Warna Agung

Skuad Warna Agung 1979-1980

Pelatih: 🇮🇩 Endang Witarsa

Pos

No

Nama Pemain

GK

-

🇮🇩 Iyan Sunaryan

GK

-

🇮🇩 Jimmy Pieters

GK

-

🇮🇩 Endang Tirtana

DF

-

🇮🇩 Simson Rumahpasal

DF

-

🇮🇩 Thinus Heipon

DF

-

🇮🇩 Marsely Tambayong

DF

-

🇮🇩 Budi Riva

DF

-

🇮🇩 Ronny Pattinasarany (K)

DF

-

🇮🇩 Lukman Santoso

DF

-

🇮🇩 Renny Salaki

MF

-

🇮🇩 Salmon Nasution

MF

-

🇮🇩 Rully Nere

MF

-

🇮🇩 Timo Kaspia

MF

-

🇮🇩 Awaluddin

MF

-

🇮🇩 Gusnul Yakin

FW

-

🇮🇩 Jopie Saununu

FW

-

🇮🇩 Risdianto

FW

-

🇮🇩 Robby Binur

Sumber: Novan Media Research. https://novanmediaresearch.wordpress.com/galatama-1979-1980/


[1] BBSA Tama mengundurkan diri dari kompetisi Galatama 1979-1980 pada pertengahan musim akibat masalah internal manajemen dan pendanaan.

[2]  Hasil-hasil pertandingan yang tercantum disusun berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari berbagai referensi. Namun demikian, akurasi beberapa hasil pertandingan masih dapat dikonfirmasi kembali karena keterbatasan catatan resmi pada saat itu.

[3] Pertandingan antara Jayakarta dan Indonesia Muda awalnya dijadwalkan pada 30 Maret 1979, tetapi diundur ke 1 April 1979 karena Stadion Menteng, jakarta, sedang digunakan untuk kompetisi intern Persija Jakarta.

[4] Pertandingan antara Arseto dan Buana Putra awalnya dijadwalkan pada 29 Maret 1979, tetapi diundur ke 2 April 1979 karena Stadion Menteng, Jakarta, sedang digunakan untuk kompetisi intern Persija.

[5] Pertandingan antara Pardedetex dan Jayakarta pada 14 April 1979 di Stadion Teladan, Medan, hanya berlangsung 78 menit karena hujan lebat dan penonton yang memenuhi stadion memasuki lapangan, sehingga pertandingan tidak dapat dilanjutkan.

[6] Hasil pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta pada 4 Juni 1979 tidak diketahui.

[7] Hasil pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta pada 2 September 1979 tidak diketahui.

[8] Pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta awalnya dijadwalkan pada 23 Juli 1979, namun ditunda. Buana Putra mengajukan permohonan penundaan pertandingan karena dua pemain mereka memperkuat PSSI Junior di Lampung. Pertandingan kemudian dijadwalkan ulang dan digelar pada 7 Oktober 1979 di Stadion Menteng, Jakarta.

[9] Pertandingan antara Warna Agung dan Cahaya Kita awalnya dijadwalkan pada 20 Oktober 1979 di Stadion Menteng, Jakarta. Namun diundur ke 21 Oktober 1979.

[10] Pertandingan antara Niac Mitra dan BBSA Tama awalnya dijadwalkan pada 2 November 1979. Namun kemudian digelar tiga hari lebih cepat untuk memberi Niac Mitra waktu persiapan menuju Aga Khan Gold Cup 1979 di Dhaka, Banglasdesh.

[11] Pertandingan antara Perkesa 78 dan Arseto awalnya dijadwalkan pada 14 Juli 1979. Namun dibatalkan karena adanya kabar mengenai pembubaran Perkesa 78. Namun dalam perkembangannya, Perkesa 78 batal membubarkan diri dan memilih untuk terus melanjutkan kompetisi. Pertandingan antara Perkesa 78 dan Arseto kemudian dijadwalkan ulang menjadi 30 Desember 1979 di Stadion Pajajaran, Bogor.

[12] Pertandingan antara Tidar Sakti dan Perkesa 78 awalnya dijadwalkan pada 7 Juli 1979. Namun dibatalkan karena adanya kabar mengenai pembubaran Perkesa 78. Namun dalam perkembangannya, Perkesa 78 batal membubarkan diri dan memilih untuk terus melanjutkan kompetisi. Pertandingan antara Tidar Sakti dan Perkesa 78 kemudian dijadwalkan ulang menjadi 10 Januari 1979 di Stadion Abu Bakrin, Magelang.

[13] Pertandingan antara Indonesia Muda dan Warna Agung awalnya dijadwalkan pada 18 Juli 1979. Namun ditunda karena sebagian besar pemain terlibat di PSSI Utama dan PSSI Pratama. Pertandingan kemduian dijadwalkan ulang dan digelar pada 12 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta.

[14] Pertandingan antara Jayakarta dan Tunas Inti pada 15 Januari 1980 di Stadion Menteng, Jakarta dihentikan pada menit ke-55 karena hujan deras. Sisa 35 menit pertandingan dilanjutkan keesokan harinya pada pada 16 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta.

[15] Pertandingan antara Arseto dan Tunas Inti pada 28 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta, dihentikan pada menit ke-33 karena lampu stadion padam. Sisa menit pertandingan kemudian dilanjutkan keesokan harinya pada 29 Januari 1980 di tempat yang sama.

[16] Pertandingan antara Sari Bumi Raya dan Jaka Utama pada 16 Februari 1980 di Stadion Bima, Cirebon, merupakan laga usiran dampak kericuhan pada pertandingan Sari Bumi Raya dan Jayakarta sebelumnya.

[17] Pertandingan antara Pardedetex dan Indonesia Muda pada 27 April 1980 di Padang, merupakan pertandingan usiran dari laga pada 28 Desember 1979 di Stadion Teladan, Medan yang ricuh..

[18] Pertandingan antara Cahaya Kita dan Jaka Utama pada 2 Mei 1980 merupakan pertandingan ulang dari laga pada 15 April 1980 di Stadion Menteng, Jakarta, yang ricuh dan kemudian dihentikan pada menit ke-48. Pertandingan kemudian dinyatakan batal dan diulang pada 2 Mei 1980 di Stadion Menteng, Jakarta.

Back To Top