⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

⚽ Arsip Sepak Bola Indonesia ⚽

Arsip Kompetisi Sepak Bola Nasional Sejak Era Hindia Belanda Hingga Indonesia Modern. Menyajikan Format, Hasil Kompetisi, Penghargaan dan Sejarah Faktual.

Kompetisi sepak bola antarkota bangsa Indonesia, Stedenwedstrijden, kembali diselenggarakan oleh PSSI pada musim 1938-1939 dengan Djokjakarta sebagai tuan rumah babak final. Sebanyak 19 tim dari berbagai daerah bersaing sengit mulai dari babak distrik hingga babak final demi memperebutkan gelar juara nasional PSSI. Perebutan takhta ini semakin bergengsi dengan hadirnya piala bergilir (Wisselbeker) hadiah dari Sri Susuhunan Pakubuwana X, serta berbagai trofi pendukung seperti Piala Sriwedari, Himpoenan Soerabaia, Studjebank, hingga piala dari Obat Kuat Tjap Macan produksi perusahaan Eng Aun Tong.

 

Kemeriahan kompetisi ini tak lepas dari sokongan penuh para sponsor dan dermawan yang bahu-membahu mendukung keberlangsungan kompetisi. Melalui perhelatan ini, kota-kota di Indonesia pada era pra-kemerdekaan tidak hanya bertanding di lapangan hijau, tetapi juga menegaskan jati diri dan kebanggaan daerahnya masing-masing. Lebih dari sekadar ajang olah raga, Stedenwedstrijden 1938-1939 menjadi bukti nyata semangat persatuan dan kemampuan anak bangsa dalam mengelola kompetisi sepak bola berskala nasional secara mandiri di bawah naungan PSSI.

Peserta:

 

Babak Final

 

Persib Bandoeng

Persis Solo

PSIM Djokjakarta[1]

 

Babak Distrik

 

Ksatrya Sragen

Persibaja Soerabaja

Persibas Poerwokerto[2]

Persibo Bogor

Persitas Tasikmalaja

PKSK Keboemen

PPSM Magelang

PSBI Blitar

PSIA Ambarawa

PSIK Klaten

PSIS Semarang

PSISA Salatiga

PSIT Tjirebon

PSM Madioen

Rens Bodjonegoro

VIJ Djakarta

Format Kompetisi:

 

Kompetisi ini terdiri atas dua tahap. Tahap pertama adalah Babak Distrik (districtswedstrijden) yang dibagi menjadi tiga distrik dengan enam daerah, yaitu: Distrik Djawa Barat (Daerah A dan B), Distrik Djawa Tengah (Daerah C dan D), dan Distrik Djawa Timoer (Daerah E dan F). Menggunakan sistem round-robin di mana setiap tim bertanding satu kali melawan tim lainnya. Tim terbaik dari setiap daerah melaju ke final distrik dimana setiap tim bertanding dalam dua pertandingan kandang-tandang. Masing-masing pemenang dalamfinal distrik tersebut melaju ke tahap akhir yaitu Babak Final (stedenwedstrijden). Babak Final menggunakan sistem round-robin di mana setiap tim bertanding satu kali melawan tim lainnya. Seluruh hasil pertandingan dikumulasikan dalam satu klasemen umum, dan tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dinyatakan sebagai juara. Seluruh pertandingan diselenggarakan di berbagai kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah dengan pertandingan babak final diselenggarakan di Lapangan Asri, Djokjakarta.

Jadwal Kompetisi:

 

Babak Distrik: Agustus 1938-5 Februari 1939.

Babak Final: 27-29 Mei 1939.

Babak Distrik (Districtswedstrijden):

 

Distrik Djawa Barat

 

Klasemen Akhir Daerah A

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

 

1

Persib Bandoeng

2

1

1

0

3-0

3

2

VIJ Djakarta

2

1

1

0

5-1

3

5,00

3

Persibo Bogor

2

0

0

2

1-8

0

 

: Final Distrik

 

 

Hasil Pertandingan

6 Agustus 1938 - HPC-Terrein, Buitenzorg

Wasit: Tjaloet

Persibo Bogor 1-5 VIJ Djakarta

Pencetak Gol: Tolib (1-4) - Soemarmo (0-1), Iskandar (0-2), Soetedjo (0-3), Soetjipto (0-4), (tidak tercatat) (1-5)

 

10 September 1938 - Lapangan VIJ, Batavia

VIJ Djakarta 0-0 Persib Bandoeng

 

2 Oktober 1938 - Sportpark Tegallega, Bandoeng

Persib Bandoeng 3-0 Persibo Bogor

Pencetak: (tidak tercatat) (1-0, GBD), Soegondo (2-0), Malik (3-0)

 

Klasemen Akhir Daerah B[3]

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

PSIT Tjirebon

1

1

0

0

2-1

2

2

Persibas Poerwokerto

1

0

0

1

1-2

0

3

Persitas Tasikmalaja

?

?

?

?

?-?

?

: Final Distrik

 

 

Hasil Pertandingan

7 Agustus 1938 - Poerwokerto

Persibas Poerwokerto 1-2 PSIT Tjirebon

 

(tanggal tidak diketahui)

PSIT Tjirebon vs Persitas Tasikmalaja[4]

 

(tanggal tidak diketahui)

Persitas Tasikmalaja vs Persibas Poerwokerto[5]

 

Final Distrik Djawa Barat

 

Persib Bandoeng

1

4

PSIT Tjirebon

1

0

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

Hasil Pertandingan

15 Januari 1939 - Lapangan Dermagamalang, Tjirebon

Wasit: Moesa

PSIT Tjirebon 1-1 Persib Bandoeng

Pencetak Gol: (tidak tercatat) (1-1) - Malik (0-1)

 

5 Februari 1939 - Sportpark Tegallega, Bandoeng

Persib Bandoeng 4-0 PSIT Tjirebon

Pencetak Gol: Malik (1-0), (4-0), Koetjid (2-0, pen.), Soegondo (3-0)

 

Distrik Djawa Tengah

 

Klasemen Akhir Daerah C[6]

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

PSIM Djokjakarta

2

2

0

0

8-0

4

2

PPSM Magelang

1

0

0

1

0-1

0

3

PKSK Keboemen

1

0

0

1

0-7

0

: Final Distrik

 

 

Hasil Pertandingan

21 Agustus 1938 - Lapangan Asri, Djokjakarta

Wasit: Roeslan

PSIM Djokjakarta 1-0 PPSM Magelang

Pencetak Gol: Doelaillah (1-0)

 

4 September 1938 - Lapangan Asri, Djokjakarta

Wasit: Soenardi

PSIM Djokjakarta 7-0 PSKS Keboemen

Pencetak Gol: Djawad (1-0, pen.), (2-0), (3-0), (6-0), Parto (4-0), Soekardjo (5-0), Soediro (7-0)

 

1938

PPSM Magelang vs PSKS Keboemen[7]

 

Klasemen Akhir Daerah D[8]

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

PSIS Semarang

2

2

0

0

12-1

4

2-3

PSISA Salatiga

1

0

0

1

0-3

0

PSIA Ambarawa

1

0

0

1

1-9

0

: Final Distrik C-D

 

 

Hasil Pertandingan

7 Agustus 1938 - Salatiga

PSISA Salatiga 0-3 PSIS Semarang

 

September 1938

PSIS Semarang 9-1 PSIA Ambarawa

 

1938

PSIA Ambarawa vs PSISA Salatiga[9]

 

Final Distrik Djawa Tengah

 

PSIS Semarang

1

0

PSIM Djokjakarta

6

3

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

Hasil Pertandingan

9 Oktober 1938 - Lapangan Karimata, Semarang

PSIS Semarang 1-6 PSIM Djokjakarta

 

4 Desember 1938 - Lapangan Asri, Djokjakarta

PSIM Djokjakarta 3-0 PSIS Semarang

 

Distrik Djawa Timoer

 

Klasemen Akhir Daerah E[10]

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

Persis Solo

1

1

0

0

3-1

2

2-4

PSIK Klaten

1

1

0

0

3-2

2

PSM Madioen

2

0

0

2

3-6

0

Ksatrya Sragen

?

?

?

?

?-?

?

: Final Distrik

 

 

Hasil Pertandingan

3 Agustus 1938 - Sragen

Ksatrya Sragen vs Persis Solo[11]

 

Agustus 1938

PSIK Klaten 3-2 PSM Madioen

 

1 Oktober 1938 - Stadion Sriwedari, Soerakarta

Wasit: Reno

Persis Solo 3-1 PSM Madioen

 

(tanggal tidak diketahui)

PSIK Klaten vs Ksatrya Sragen[12]

 

(tanggal tidak diketahui)

Persis Solo vs PSIK Klaten[13]

 

(tanggal tidak diketahui)

PSM Madioen vs Ksatrya Sragen[14]

 

Klasemen Akhir Daerah F[15]

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

PSBI Blitar

2

1

1

0

?-?

3

2

Persibaja Soerabaja

2

1

0

1

?-?

2

3

Rens Bodjonegoro

2

0

1

1

?-?

1

: Final Distrik

 

 

Hasil Pertandingan[16]

6 September 1938 - Blitar

PSBI Blitar 3-1 Persibaja Soerabaja

 

1938

Persibaja Soerabaja (M)-(K) Rens Bodjonegoro

 

1938

Rens Bodjonegoro (S)-(S) PSBI Blitar

 

Final Distrik Djawa Timoer

 

Persis Solo

?

4

PSBI Blitar

?

0

: Babak Final (Stedenwedstrijden)

 

Hasil Pertandingan

(tanggal tidak diketahui)

Persis Solo vs PSBI Blitar[17]

 

4 Februari 1939 - Lapangan BSB, Blitar

Wasit: Soleman

PSBI Blitar 0-4 Persis Solo

Pencetak Gol: Soetris (0-1), Tenggi (0-2), Marno (0-3), Wito (0-4)

Babak Final (Stedenwedstrijden):

 

Klasemen Akhir

 

Pos

Tim

M

M

S

K

SG

P

RG

1

Persis Solo 🏆

2

1

1

0

5-2

3

2,50

2

PSIM Djokjakarta

2

1

1

0

4-2

3

2,00

3

Persib Bandoeng

2

0

0

2

0-5

0

 

🏆

: Juara

 

Hasil Pertandingan

27 Mei 1939 - Lapangan Asri, Djokjakarta

Wasit: Soemarno

PSIM Djokjakarta 2-0 Persib Bandoeng

Pencetak Gol: Djawad (1-0, pen.), (2-0)

 

28 Mei 1939 - Lapangan Asri, Djokjakarta

Wasit: Moesa

Persis Solo 3-0 Persib Bandoeng

Pencetak Gol: Tenggi (1-0), (2-0), (3-0)

 

29 Mei 1939 - Lapangan Asri, Djokjakarta

Wasit: Asra

PSIM Djokjakarta 2-2 Persis Solo

Pecetak Gol: Naroech (1-2), (tidak tercatat) (2-2) - Tenggi (0-1), Soetris (0-2, pen.)

Hasil Akhir:

 

Tim Tiga Besar

Persis Solo 🏆

PSIM Djokjakarta 🥈

Persib Bandoeng 🥉

Juara:

 

🏆 Persis Solo

 

Skuad Persis Solo 1938-1939[18]

 

Pos

Nama Pemain

GK

🇳🇱 Maladi

DF

🇳🇱 Tarto

DF

🇳🇱 Parman

DF

🇳🇱 Parno

DF

🇳🇱 Soekiman

DF

🇳🇱 Mario

DF

🇳🇱 Darmodjo

MF

🇳🇱 Daliman

MF

🇳🇱 Handiman

MF

🇳🇱 Warno

MF

🇳🇱 Tarto

FW

🇳🇱 Jazid

FW

🇳🇱 Soetris

FW

🇳🇱 Tenggi

FW

🇳🇱 Soewandi

FW

🇳🇱 Arman

FW

🇳🇱 Abdoel Soekoer

FW

🇳🇱 Marno

FW

🇳🇱 Wito

FW

🇳🇱 Zakaria

Catatan:

[1] PSIM Djokjakarta sebelumnya keluar dari PSSI pada awal 1936 karena terjadi perselisihan dengan PSSI, dimana akhirnya PSSI merespon dengan mendirikan bond tandingan di Djokjakarta yaitu Persim (Persatoean Sepak Raga Indonesia Mataram)pada 27 Juni 1936. Namun, setelah Kongres PSSI ke-VII yang digelar di Djokjakarta pada 28 Juni 1937, ketegangan mulai mereda. Pada 21 Oktober 1937, PSIM Djokjakarta secara resmi kembali bergabung dengan PSSI, dan kedua bond di Djokjakarta, yaitu Persim dan PSIM, dilebur menjadi satu di bawah nama PSIM Djokjakarta. Nama PSIM Djokjakarta mulai kembali digunakan dalam kompetisi PSSI mulai musim 1938-1939.

[2] Bond Poerwokerto sebelumnya bernama PSIBS (Persatoean Sepak Raga Indonesia Banjoemas Sedaerah), dan kemudian berganti nama menjadi Persibas (Persatoean Sepak Raga Indonesia Banjoemas) pada musim 1938-1939.

[3] Informasi mengenai Babak Distrik di Daerah B tidak terdokemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi bahwa PSIT Tjirebon menjadi Juara Daerah B. Klasemen disusun berdasarkan informasi yang tersedia.

[4] Hasil pertandingan antara PSIT Tjirebon dan Persitas Tasikmalaja tidak diketahui.

[5] Hasil pertandingan antara Persitas Tasikmalaja dan Persibas Poerwokerto tidak diketahui.

[6] Informasi mengenai Babak Distrik di Daerah C tidak terdokemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi bahwa PSIM Djokjakarta menjadi Juara Daerah C. Klasemen disusun berdasarkan informasi yang tersedia.

[7] Hasil pertandingan antara PPSM Magelang dan PSKS Keboemen tidak diketahui.

[8] Informasi mengenai Babak Distrik di Daerah D tidak terdokemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi bahwa PSIS Semarang menjadi Juara Daerah D. Klasemen disusun berdasarkan informasi yang tersedia.

[9] Hasil pertandingan antara PSIA Ambarawa dan PSISA Salatiga tidak diketahui.

[10] Informasi mengenai Babak Distrik di Daerah E tidak terdokemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi bahwa Persis Solo menjadi Juara Daerah E. Klasemen disusun berdasarkan informasi yang tersedia.

[11] Hasil pertandingan antara Ksatrya Sragen dan Persis Solo pada 3 Agustus 1938 di Sragen tidak diketahui.

[12] Hasil pertandingan antara PSIK Klaten dan Ksatrya Sragen tidak diketahui.

[13] Hasil pertandingan antara Persis Solo dan PSIK Klaten tidak diketahui.

[14] Hasil pertandingan antara PSM Madioen dan Ksatrya Sragen tidak diketahui.

[15] Informasi mengenai Babak Distrik di Daerah F tidak terdokemntasi secara lengkap dalam sumber yang ada. Catatan yang tersedia sejauh ini hanya memuat klasemen akhir dan sejumlah hasil pertandingan, serta konfirmasi bahwa PSBI Blitar menjadi Juara Daerah F. Selain itu, angka statistik gol pada sumber primer memiliki beberapa kesalahan cetak (typo) yang membuat kalkulasi gol antar-tim tidak seimbang. Oleh karena itu, rincian jumlah gol sengaja tidak dicantumkan.

[16] Hasil pertandingan yang bertanda (M), (S) dan (K) menandakan bahwa skor persisnya masih dalam penelusuran, tetapi hasil menang, seri dan kalahnya sudah teruji valid berdasarkan rekontruksi logika rekor bertanding pada klasemen resmi.

[17] Hasil pertandingan antara Persis Solo dan PSBI Blitar tidak diketahui.

[18]  Pada masa pra-kemerdekaan Indonesia, seluruh pemain yang berafiliasi dengan PSSI secara hukum dan administrasi berstatus sebagai warga negara Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische onderdaan).

Referensi:

 

(1) Darmo Kondo

(2) Matahari

(3) Panjebar Semangat

(4) Pemandangan

(5) Sin Po

(6) Sipatahoenan

Back To Top