Pada tahun 1979, sepak bola Indonesia memasuki babak baru dengan lahirnya Liga Sepak Bola Utama (Galatama). PSSI menggagas kompetisi ini sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional yang kala itu dinilai mulai tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Sebelum Galatama hadir, puncak panggung sepak bola di tanah air sepenuhnya dikuasai oleh Perserikatan, yaitu kompetisi antardaerah yang mengadu klub-klub perwakilan kota atau kabupaten dengan dukungan suporter yang sangat fanatik. Meskipun Perserikatan berhasil menanamkan kebanggaan kedaerahan dan rivalitas sengit, kompetisi ini dijalankan secara amatir. Para pemain umumnya bertanding di sela-sela pekerjaan utama mereka, sementara pendanaan klub sangat bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Kondisi ini membuat fleksibilitas pengelolaan klub terbatas dan pembentukan pemain industri sulit berkembang.
Berangkat dari realita tersebut, Galatama hadir membawa angin segar dengan wujud tata kelola yang lebih modern. Klub-klub peserta Galatama diwajibkan memiliki manajemen mandiri, pendanaan dari sponsor atau pemilik modal, serta sistem imbalan berupa gaji dan kontrak resmi untuk para pemainnya. Musim perdana Galatama resmi bergulir pada 17 Maret 1979 dengan diikuti oleh 14 klub pionir yang mayoritas berdiri di bawah naungan perusahaan, instansi, maupun komunitas bisnis.
Di era awalnya, kompetisi ini secara resmi menyandang status sebagai liga non-amatir. Istilah ini digunakan PSSI untuk menandai fase transisi dari era amatir menuju tata kelola industri penuh, yaitu masa ketika regulasi kontrak, perlindungan pemain, dan struktur klub masih terus dicari bentuk idealnya. Kendati demikian, hadirnya liga non-amatir ini menjadi pemicu lahirnya iklim baru yang menuntut kedisiplinan dan fokus penuh dari para pelakunya.
Perbedaan mendasar antara Perserikatan dan Galatama terletak pada filosofi pengelolaannya. Jika Perserikatan mengandalkan kebanggaan kedaerahan dan basis massa publik, Galatama menekankan aspek kemandirian bisnis dan orientasi karir pemain. Kedua kompetisi dengan karakter kontras ini sempat berjalan beriringan selama lebih dari satu dekade, sebelum akhirnya resmi dilebur menjadi Liga Indonesia pada tahun 1994.
Musim perdana Galatama 1979-1980 tidak hanya mencatatkan sejarah baru dalam kalender kompetisi tanah air, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi lahirnya ekosistem sepak bola profesional di Indonesia. Dari sinilah standar baru sepak bola nasional mulai dibentuk, sekaligus melahirkan generasi pemain bintang yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional di pentas internasional..
Peserta:
Arseto
BBSA Tama
Buana Putra
Cahaya Kita
Indonesia Muda
Jaka Utama
Jayakarta
Niac Mitra
Pardedetex
Perkesa 78
Sari Bumi Raya
Tidar Sakti
Tunas Inti
Warna Agung
Format Kompetisi:
Kompetisi ini menggunakan sistem double round-robin, di mana setiap klub peserta saling berhadapan dua kali, masing-masing satu kali sebagai tuan rumah dan satu kali sebagai tim tamu. Seluruh hasil pertandingan dikumulasi dalam satu klasemen umum. Tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di akhir musim dinyatakan sebagai juara.
Jadwal Kompetisi:
17 Maret 1979-6 Mei 1980.
Klasemen Akhir:[1]
|
Pos |
Tim |
M |
M |
S |
K |
SG |
P |
|
1 |
Warna Agung 🏆 |
25 |
17 |
4 |
4 |
62-24 |
38 |
|
2 |
Jayakarta |
25 |
14 |
9 |
2 |
36-8 |
37 |
|
3 |
Indonesia Muda |
25 |
15 |
6 |
4 |
62-28 |
36 |
|
4 |
Niac Mitra |
25 |
13 |
8 |
4 |
62-19 |
34 |
|
5 |
Pardedetex |
25 |
10 |
8 |
7 |
37-21 |
28 |
|
6 |
Jaka Utama |
25 |
10 |
5 |
10 |
30-33 |
25 |
|
7 |
Perkesa 78 |
25 |
10 |
4 |
11 |
33-30 |
24 |
|
8 |
Arseto |
25 |
7 |
10 |
8 |
34-33 |
24 |
|
9 |
Tunas Inti |
25 |
7 |
7 |
11 |
34-39 |
21 |
|
10 |
PS Sari Bumi Raya |
25 |
7 |
7 |
11 |
26-42 |
21 |
|
11 |
Cahaya Kita |
25 |
8 |
5 |
12 |
28-58 |
21 |
|
12 |
Tidar Sakti |
25 |
4 |
5 |
16 |
30-74 |
13 |
|
13 |
Buana Putra |
25 |
3 |
6 |
16 |
19-52 |
12 |
|
14 |
BBSA Tama |
13 |
2 |
0 |
11 |
10-42 |
4 |
|
🏆 |
: Juara |
|
: Mengundurkan Diri |
Hasil Pertandingan:[2]
Putaran Pertama
17 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 3-2 Pardedetex
Pencetak Gol: Abdul Kadir 5', 43', Ambrita 59' - John Lesnussa 41', Zulham Effendi 81'
17 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 0-2 Jayakarta
Pencetak Gol: Andi Lala 31', Anjas Asmara 55'
18 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Perkesa 78 0-1 Sari Bumi Raya
Pencetak Gol: Djadjang Nurdjaman 86'
18 Maret 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 1-1 Niac Mitra
Pencetak Gol: Jopie Noya 73' - Yusuf Malle 80'
20 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 2-1 Sari Bumi Raya
20 Maret 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-1 Pardedetex
21 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 0-1 Niac Mitra
22 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
BBSA Tama 0-5 Pardedetex
23 Maret 1979 - Stadion Persib, Bandung
Sari Bumi Raya 1-4 Niac Mitra
25 Maret 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-0 Pardedetex
25 Maret 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 2-3 Niac Mitra
25 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 1-1 Jaka Utama
29 Maret 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 1-2 Jaka Utama
29 Maret 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 0-1 Pardedetex
31 Maret 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 2-0 BBSA Tama
31 Maret 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-3 Warna Agung
1 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Jayakarta 0-0 Indonesia Muda[3]
1 April 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-0 Jaka Utama
1 April 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 2-0 Pardedetex
2 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Arseto 2-0 Buana Putra[4]
4 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 4-1 Jaka Utama
7 April 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
BBSA Tama 1-3 Cahaya Kita
7 April 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 0-0 Arseto
8 April 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-1 Indonesia Muda
9 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 0-0 Tunas Inti
12 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-1 BBSA Tama
13 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-0 Tidar Sakti
14 April 1979 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 0-0 Jayakarta[5]
14 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 2-0 Tunas Inti
15 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 2-2 Arseto
15 April 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 1-0 Niac Mitra
16 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 3-0 Tidar Sakti
17 April 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 1-4 Niac Mitra
21 April 1979 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 1-1 Tunas Inti
21 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 0-1 Cahaya Kita
21 April 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 0-2 Indonesia Muda
24 April 1979 - Stadion Bekasi
Buana Putra 0-2 BBSA Tama
28 April 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 2-0 Sari Bumi Raya
1 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Indonesia Muda 4-1 Cahaya Kita
5 Mei 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-0 BBSA Tama
5 Mei 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 3-2 Tunas Inti
8 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 2-1 Buana Putra
15 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
BBSA Tama 3-1 Tidar Sakti
19 Mei 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-4 Tunas Inti
22 Mei 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
BBSA Tama 1-2 Sari Bumi Raya
26 Mei 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-1 Buana Putra
29 Mei 1979
Tunas Inti 2-1 Cahaya Kita
4 Juni 1979
Buana Putra vs Jayakarta[6]
5 Juni 1979
Cahaya Kita 1-0 Perkesa 78
9 Juni 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-0 Arseto
13 Juni 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Arseto 1-0 Tunas Inti
25 Juni 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 0-4 Perkesa 78
30 Juni 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 1-1 Tunas Inti
1 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 3-2 Arseto
7 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 3-1 Buana Putra
8 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Arseto 5-1 BBSA Tama
14 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 3-2 Tidar Sakti
15 Juli 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-1 Buana Putra
19 Juli 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Jayakarta 0-0 Cahaya Kita
20 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Indonesia Muda 2-2 Buana Putra
21 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
BBSA Tama 0-2 Jayakarta
21 Juli 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 2-4 Warna Agung
22 Juli 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Cahaya Kita 0-2 Niac Mitra
23 Juli 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Indonesia Muda 4-3 Tunas Inti
1 September 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 1-3 Indonesia Muda
2 September 1979
Buana Putra vs Jayakarta[7]
9 September 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-2 Tidar Sakti
7 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 0-4 Jayakarta[8]
8 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
BBSA Tama 0-5 Warna Agung
9 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 1-3 Pardedetex
14 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Cahaya Kita 0-3 Pardedetex
15 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 6-1 BBSA Tama
16 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 0-2 Pardedetex
21 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 6-0 Cahaya Kita[9]
21 Oktober 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Jayakarta 1-1 Niac Mitra
22/23? Oktober 1979
Indonesia Muda 2-0 Perkesa 78
25 Oktober 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 0-3 Jayakarta
26 Oktober 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 3-3 Niac Mitra
28 Oktober 1979 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 0-2 Jayakarta
31 Oktober 1979 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 8-0 BBSA Tama[10]
5 November 1979 - Stadion Menteng
Buana Putra 2-4 Warna Agung
9 November 1989 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 1-1 Warna Agung
12 November 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 1-2 Sari Bumi Raya
13 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 0-0 Jayakarta
15 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 5-0 Jaka Utama
17 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Jayakarta 2-0 Jaka Utama
19 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 3-1 Perkesa 78
20 November 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 0-1 Pardedetex
20 November 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-3 Jayakarta
25 November 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 5-0 Arseto
26 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Jayakarta 1-0 Perkesa 78
27 November 1979 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 3-3 Indonesia Muda
5 Desember 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-1 Arseto 1-1
Putaran Kedua
18 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 0-0 Perkesa 78
18 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 3-2 Jaka Utama
20 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 4-0 Tidar Sakti
22 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Jayakarta 2-0 Buana Putra
22 Desember 1979 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 4-2 Sari Bumi Raya
28 Desember 1979 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 0-0 Tunas Inti
30 Desember 1979 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 1-1 Cahaya Kita
30 Desember 1979 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-1 Jayakarta
30 Desember 1979 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-1 Arseto[11]
4 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 7-0 Tidar Sakti
5 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 2-0 Sari Bumi Raya
5 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor
Cahaya Kita 0-2 Jayakarta
7 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 1-1 Niac Mitra
10 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 0-0 Arseto
10 Januari 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 3-2 Perkesa 78[12]
11 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 1-1 Sari Bumi Raya
12 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 3-0 Jaka Utama
12 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 1-2 Warna Agung[13]
14 Januari 1980 - Stadion Teladan, Medan
Pardedetex 1-1 Niac Mitra
15 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Jayakarta 4-0 Tunas Inti[14]
18 Januari 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-1 Niac Mitra
20 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 2-0 Cahaya Kita
20 Januari 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 0-2 Jayakarta
21 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Warna Agung 2-1 Tunas Inti
21 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-0 Buana Putra
22 Januari 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-0 Indonesia Muda
26 Januari 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 2-1 Jayakarta
27 Januari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 0-1 Warna Agung
28 Januari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 1-1 Tunas Inti[15]
31 Januari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Indonesia Muda 3-0 Buana Putra
1 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 3-0 Jaka Utama
3 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 3-1 Sari Bumi Raya
4 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Tunas Inti 1-3 Perkesa 78
5 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 3-0 Cahaya Kita
5 Februari 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 2-2 Warna Agung
9 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 2-0 Tunas Inti
10 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 2-1 Arseto
11 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 2-0 Perkesa 78
13 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 5-0 Buana Putra
15 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 1-0 Arseto
16 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Jayakarta 2-1 Tidar Sakti
16 Februari 1980 - Stadion Bima, Cirebon
Sari Bumi Raya 0-0 Jaka Utama[16]
20 Februari 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 2-0 Buana Putra
21 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 1-4 Indonesia Muda
23 Februari 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Jayakarta 1-0 Arseto
24 Februari 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-0 Warna Agung
24 Februari 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 12-0 Tidar Sakti
8 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 1-0 Arseto
10 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 1-1 Tunas Inti
14 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Buana Putra 3-1 Tidar Sakti
16 Maret 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 1-0 Perkesa 78
16 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 5-1 Tidar Sakti
16 Maret 1980 - Bandung
Sari Bumi Raya 2-2 Cahaya Kita
23 Maret 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 1-1 Sari Bumi Raya
24 Maret 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 2-4 Cahaya Kita
31 Maret 1980 - Stadion Siliwangi, Bandung
Sari Bumi Raya 1-0 Perkesa 78
5 April 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 5-0 Tidar Sakti
5 April 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 0-0 Cahaya Kita
9 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 2-1 Pardedetex
10 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 3-1 Sari Bumi Raya
13 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Jayakarta 0-0 Pardedetex
14 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 1-0 Indonesia Muda
16 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Warna Agung 2-1 Pardedetex
19 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 5-0 Cahaya Kita
20 April 1980 - Lapangan Pardedetex
Pardedetex 2-1 Buana Putra
20 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Tunas Inti 1-2 Indonesia Muda
21 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 3-3 Sari Bumi Raya
23 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 0-0 Jayakarta
24 April 1980 - Stadion Pajajaran, Bogor
Perkesa 78 1-2 Indonesia Muda
25 April 1980 - Stadion Pahoman, Tanjungkarang-Telukbetung
Jaka Utama 2-0 Buana Putra
25 April 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 1-8 Warna Agung
26 April 1980 - Stadion Abu Bakrin, Magelang
Tidar Sakti 1-2 Arseto
27 April 1980 - Padang
Pardedetex 2-3 Indonesia Muda[17]
27 April 1980 - Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya
Niac Mitra 1-2 Perkesa 78
30 April 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Jayakarta 0-1 Warna Agung
2 Mei 1980 - Stadion Menteng, Jakarta
Cahaya Kita 1-4 Jaka Utama[18]
5 Mei 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Arseto 1-1 Jaka Utama
6 Mei 1980 - Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta
Indonesia Muda 1-1 Jayakarta
Penghargaan:
Top Skor

🇮🇩 Hadi Ismanto (Indonesia Muda) - 22 Gol
Hasil Akhir:
|
Tim Tiga Besar |
||
|
Warna Agung 🏆 |
Jayakarta 🥈 |
Indonesia Muda 🥉 |
Juara:

🏆 Warna Agung
Skuad Warna Agung 1979-1980

|
Pelatih: 🇮🇩 Endang Witarsa |
||
|
Pos |
No |
Nama Pemain |
|
GK |
- |
🇮🇩 Iyan Sunaryan |
|
GK |
- |
🇮🇩 Jimmy Pieters |
|
GK |
- |
🇮🇩 Endang Tirtana |
|
DF |
- |
🇮🇩 Simson Rumahpasal |
|
DF |
- |
🇮🇩 Thinus Heipon |
|
DF |
- |
🇮🇩 Marsely Tambayong |
|
DF |
- |
🇮🇩 Budi Riva |
|
DF |
- |
🇮🇩 Ronny Pattinasarany (K) |
|
DF |
- |
🇮🇩 Lukman Santoso |
|
DF |
- |
🇮🇩 Renny Salaki |
|
MF |
- |
🇮🇩 Salmon Nasution |
|
MF |
- |
🇮🇩 Rully Nere |
|
MF |
- |
🇮🇩 Timo Kaspia |
|
MF |
- |
🇮🇩 Awaluddin |
|
MF |
- |
🇮🇩 Gusnul Yakin |
|
FW |
- |
🇮🇩 Jopie Saununu |
|
FW |
- |
🇮🇩 Risdianto |
|
FW |
- |
🇮🇩 Robby Binur |
[1] BBSA Tama mengundurkan diri dari kompetisi Galatama 1979-1980 pada pertengahan musim akibat masalah internal manajemen dan pendanaan.
[2] Hasil-hasil pertandingan yang tercantum disusun berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari berbagai referensi. Namun demikian, akurasi beberapa hasil pertandingan masih dapat dikonfirmasi kembali karena keterbatasan catatan resmi pada saat itu.
[3] Pertandingan antara Jayakarta dan Indonesia Muda awalnya dijadwalkan pada 30 Maret 1979, tetapi diundur ke 1 April 1979 karena Stadion Menteng, jakarta, sedang digunakan untuk kompetisi intern Persija Jakarta.
[4] Pertandingan antara Arseto dan Buana Putra awalnya dijadwalkan pada 29 Maret 1979, tetapi diundur ke 2 April 1979 karena Stadion Menteng, Jakarta, sedang digunakan untuk kompetisi intern Persija.
[5] Pertandingan antara Pardedetex dan Jayakarta pada 14 April 1979 di Stadion Teladan, Medan, hanya berlangsung 78 menit karena hujan lebat dan penonton yang memenuhi stadion memasuki lapangan, sehingga pertandingan tidak dapat dilanjutkan.
[6] Hasil pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta pada 4 Juni 1979 tidak diketahui.
[7] Hasil pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta pada 2 September 1979 tidak diketahui.
[8] Pertandingan antara Buana Putra dan Jayakarta awalnya dijadwalkan pada 23 Juli 1979, namun ditunda. Buana Putra mengajukan permohonan penundaan pertandingan karena dua pemain mereka memperkuat PSSI Junior di Lampung. Pertandingan kemudian dijadwalkan ulang dan digelar pada 7 Oktober 1979 di Stadion Menteng, Jakarta.
[9] Pertandingan antara Warna Agung dan Cahaya Kita awalnya dijadwalkan pada 20 Oktober 1979 di Stadion Menteng, Jakarta. Namun diundur ke 21 Oktober 1979.
[10] Pertandingan antara Niac Mitra dan BBSA Tama awalnya dijadwalkan pada 2 November 1979. Namun kemudian digelar tiga hari lebih cepat untuk memberi Niac Mitra waktu persiapan menuju Aga Khan Gold Cup 1979 di Dhaka, Banglasdesh.
[11] Pertandingan antara Perkesa 78 dan Arseto awalnya dijadwalkan pada 14 Juli 1979. Namun dibatalkan karena adanya kabar mengenai pembubaran Perkesa 78. Namun dalam perkembangannya, Perkesa 78 batal membubarkan diri dan memilih untuk terus melanjutkan kompetisi. Pertandingan antara Perkesa 78 dan Arseto kemudian dijadwalkan ulang menjadi 30 Desember 1979 di Stadion Pajajaran, Bogor.
[12] Pertandingan antara Tidar Sakti dan Perkesa 78 awalnya dijadwalkan pada 7 Juli 1979. Namun dibatalkan karena adanya kabar mengenai pembubaran Perkesa 78. Namun dalam perkembangannya, Perkesa 78 batal membubarkan diri dan memilih untuk terus melanjutkan kompetisi. Pertandingan antara Tidar Sakti dan Perkesa 78 kemudian dijadwalkan ulang menjadi 10 Januari 1979 di Stadion Abu Bakrin, Magelang.
[13] Pertandingan antara Indonesia Muda dan Warna Agung awalnya dijadwalkan pada 18 Juli 1979. Namun ditunda karena sebagian besar pemain terlibat di PSSI Utama dan PSSI Pratama. Pertandingan kemduian dijadwalkan ulang dan digelar pada 12 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta.
[14] Pertandingan antara Jayakarta dan Tunas Inti pada 15 Januari 1980 di Stadion Menteng, Jakarta dihentikan pada menit ke-55 karena hujan deras. Sisa 35 menit pertandingan dilanjutkan keesokan harinya pada pada 16 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta.
[15] Pertandingan antara Arseto dan Tunas Inti pada 28 Januari 1980 di Stadion Utama Gelora Senayan, Jakarta, dihentikan pada menit ke-33 karena lampu stadion padam. Sisa menit pertandingan kemudian dilanjutkan keesokan harinya pada 29 Januari 1980 di tempat yang sama.
[16] Pertandingan antara Sari Bumi Raya dan Jaka Utama pada 16 Februari 1980 di Stadion Bima, Cirebon, merupakan laga usiran dampak kericuhan pada pertandingan Sari Bumi Raya dan Jayakarta sebelumnya.
[17] Pertandingan antara Pardedetex dan Indonesia Muda pada 27 April 1980 di Padang, merupakan pertandingan usiran dari laga pada 28 Desember 1979 di Stadion Teladan, Medan yang ricuh..
[18] Pertandingan antara Cahaya Kita dan Jaka Utama pada 2 Mei 1980 merupakan pertandingan ulang dari laga pada 15 April 1980 di Stadion Menteng, Jakarta, yang ricuh dan kemudian dihentikan pada menit ke-48. Pertandingan kemudian dinyatakan batal dan diulang pada 2 Mei 1980 di Stadion Menteng, Jakarta.