Arsip Kompetisi Sepak Bola Nasional Sejak Era Hindia Belanda Hingga Indonesia Modern. Menyajikan Format, Hasil Kompetisi, Penghargaan dan Sejarah Faktual.

Stedenwedstrijden PSSI 1932

Kompetisi sepak bola antarkota bangsa Indonesia, Stedenwedstrijden, kembali digelar oleh PSSI pada tahun 1932 dengan Batavia sebagai tuan rumah utama. Edisi kedua ini menjadi bukti konsistensi PSSI dalam menyelenggarakan kompetisi resmi setelah perhelatan perdana pada 1931 di Soerakarta. Penyelenggaraan di Batavia, kota yang menjadi pusat pemerintahan kolonial, memiliki arti penting karena menunjukkan semakin kuatnya eksistensi sepak bola bumiputera di ruang publik Hindia Belanda serta mempertegas posisi PSSI sebagai organisasi nasional yang mewadahi aspirasi olahraga rakyat Indonesia pada masa pra-kemerdekaan.

Peserta:[1]

 

Babak Final

 

PSIM Djokjakarta

PSM Madioen

VIJ Djakarta

 

Babak Distrik

 

PSIB Bandoeng

Format Kompetisi:

 

Kompetisi ini terdiri atas dua tahap. Tahap pertama adalah Babak Distrik (districtswedstrijden) yang menggunakan sistem gugur dua pertandingan, yang dibagi menjadi tiga distrik utama: Distrik Djawa Barat, Distrik Djawa Tengah, dan Distrik Djawa Timoer. Tiga tim terbaik dari setiap distrik melaju ke tahap kedua, yaitu Babak Final (stedenwedstrijden). Babak Final menggunakan sistem round-robin, di mana setiap tim bertanding satu kali melawan tim lainnya. Seluruh hasil pertandingan dikumulasikan dalam satu klasemen umum, dan tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dinyatakan sebagai juara. Seluruh pertandingan babak final diselenggarakan di Laan Trivelli, Batavia.

Jadwal Kompetisi:

 

Babak Distrik: 1932

Babak Final: 14-16 Mei 1932.

Babak Distrik (Districtswedstrijden):[2]

 

Distrik Djawa Barat

 

VIJ Djakarta lolos ke Babak Final (Stedenwedstrijden).

 

Distrik Djawa Tengah

 

PSIM Djokjakarta lolos ke Babak Final (Stedenwedstrijden).

 

Hasil Pertandingan

1932 - Bandoeng

Wasit: Widodo Sastrodiningrat

PSIB Bandoeng 1-2 PSIM Djokjakarta

 

Distrik Djawa Timoer

 

PSM Madioen lolos ke Babak Final (Stedenwedstrijden).

Babak Final (Stedenwedstrijden):

 

Klasemen Akhir

 

#

Tim

M

M

S

K

SG

P

1

PSIM Djokjakarta 🏆

2

2

0

0

3-2

4

2

VIJ Djakarta

2

1

0

1

7-4

2

3

PSM Madioen

2

0

0

2

2-7

0

🏆

: Juara

 

 

Hasil Pertandingan

14 Mei 1932 - Laan Trivelli, Batavia

Wasit: Koesmin

VIJ Djakarta 6-2 PSM Madioen

Pencetak Gol: Soendoro (1-0), (6-2), Idris (2-0), (5-1), Soenarto (3-1), Ismail (4-1) - Soegeng (2-1), Samahoen (5-2)

 

15 Mei 1932 - Laan Trivelli, Batavia

PSIM Djokjakarta 1-0 PSM Madioen

 

16 Mei 1932 - Laan Trivelli, Batavia

VIJ Djakarta 1-2 PSIM Djokjakarta

Hasil Akhir:

 

Tim Tiga Besar

PSIM Djokjakarta 🏆

VIJ Djakarta 🥈

PSM Madioen 🥉

Juara:

 

🏆 PSIM Djokjakarta

 

Skuad PSIM Djokjakarta 1932[3]

 

(PSIM Djokjakarta menggunakan seragam terang. Sumber Foto: PSSI 25 Tahun 1930-1955)

 

#

Nama Pemain

GK

Maladi

DF

Soekiman

DF

Nongso

MF

Soetardi

MF

Moeljono

MF

S. Ngalin

FW

A. Gani

FW

Sajid

FW

Soemadi

FW

Widjono

FW

Saraso

Catatan:

[1] Berdasarkan dokumentasi yang berhasil dihimpun, tercatat ada tiga tim yang lolos ke Babak Final Stedenwedstrijden PSSI 1932, serta satu tim yang terhenti di Babak Distrik. Jumlah keseluruhan peserta pada babak distrik tidak dapat dipastikan karena keterbatasan data historis. Kendati demikian, diketahui bahwa bond anggota PSSI pada tahun 1932 masih berjumlah tujuh bond.

[2] Dokumentasi mengenai babak distrik (districtswedstrijden) sangat terbatas. Berdasarkan laporan yang tersedia, VIJ Djakarta, PSIM Djokjakarta dan PSM Madioen lolos ke Babak Final. Hasil pertandingan yang tercantum merupakan hasil yang berhasil diketahui melalui sumber yang ada.

[3] Pada masa pra-kemerdekaan Indonesia, seluruh pemain yang berafiliasi dengan PSSI secara hukum dan administrasi berstatus sebagai warga negara Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische onderdaan) dan secara regulasi FIFA hanya diakui untuk bisa mewakili tim nasional Hindia Belanda. Oleh karena itu, penentuan kewarganegaraan pemain pada era ini disesuaikan dengan status hukum serta keanggotaan entitas wilayah yang terdaftar secara resmi di FIFA.

Referensi:

 

(1) Bintang Timoer

(2) Pandji Poestaka

(3) PSSI 25 Tahun 1930-1955

(4) Soeara Oemoem

Back To Top