Kompetisi sepak bola antarkota bangsa Indonesia, Stedenwedstrijden (dalam banyak referensi juga disebut Inlandsche Stedenwedstrijden atau Inheemsche Stedenwedstrijden), kembali digelar, kali ini diselenggarakan oleh Persatoean Sepak Raga Seloeroeh Indonesia (PSSI). Kompetisi ini merupakan kompetisi resmi pertama yang diselenggarakan oleh PSSI setelah pendirian organisasi tersebut pada 19 April 1930 di Djokjakarta.
Trofi yang diperebutkan berupa Wisselbeker (piala bergilir) dan sebuah bondsmedaille, yang disumbangkan oleh Raja Kesultanan Soerakarta Hadiningrat, Sri Susuhunan Pakubuwana X. Dukungan dari Sri Susuhunan Pakubuwana X memberikan legitimasi penting bagi PSSI dan menegaskan perhatian kerajaan terhadap perkembangan sepak bola di kalangan pribumi.
Sebagai kompetisi resmi pertama PSSI, Stedenwedstrijden menjadi tonggak awal PSSI dalam memutar roda kompetisi antarkota independen bagi kalangan bumiputra. Langkah ini menandai dimulainya tradisi kompetisi berkala PSSI yang kelak membentuk tradisi kompetisi amatir Perserikatan, salah satu pilar utama yang nantinya melebur dengan kompetisi semi-profesional Galatama pada musim 1994-1995 membentuk sistem kompetisi sepak bola nasional Liga Indonesia di era modern.
Peserta:
Babak Final
PSIM Djokjakarta
VVB Solo
VIJ Djakarta
Babak Distrik
BIVB Bandoeng
PPSM Magelang
SIVB Soerabaia
Format Kompetisi:
Kompetisi ini terdiri atas dua tahap. Tahap pertama adalah Babak Distrik (districtswedstrijden) yang menggunakan sistem gugur dua pertandingan, yang dibagi menjadi tiga distrik utama: Distrik West Java, Midden Java, dan Oost Java. Tiga tim terbaik dari setiap distrik melaju ke tahap kedua, yaitu Babak Final (stedenwedstrijden). Babak Final menggunakan sistem round-robin, di mana setiap tim bertanding satu kali melawan tim lainnya. Seluruh hasil pertandingan dikumulasikan dalam satu klasemen umum, dan tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dinyatakan sebagai juara. Seluruh pertandingan babak final diselenggarakan di Lapangan Selatan Keraton Soerakarta Hadiningrat, Soerakarta.
Jadwal Kompetisi:
Babak Distrik: 1931.
Babak Final: 22-24 Mei 1931.
Babak Distrik (Districtswedstrijden):
Distrik West Java
|
VIJ Djakarta |
3 |
1 |
|
BIVB Bandoeng |
1 |
1 |
|
: Babak Final (Stedenwedstrijden) |
|
|
Hasil Pertandingan
(tanggal tidak diketahui)
BIVB Bandoeng 1-3 VIJ Djakarta
(tanggal tidak diketahui) - VIJ-Veld, Batavia
Wasit: R.M. Widodo Sastrodiningrat
VIJ Batavia 1-1 BIVB Bandoeng
Distrik Midden Java
|
PPSM Magelang |
1 |
1 |
|
PSIM Djokjakarta |
1 |
7 |
|
: Babak Final (Stedenwedstrijden) |
|
|
Hasil Pertandingan
(tanggal tidak diketahui)
PPSM Magelang 1-1 PSIM Djokjakarta
(tanggal tidak diketahui)
PSIM Djokjakarta 7-1 PPSM Magelang
Distrik Oost Java
|
VVB Solo |
2 |
1 |
|
SIVB Soerabaia |
1 |
0 |
|
: Babak Final (Stedenwedstrijden) |
|
|
Hasil Pertandingan
tanggal tidak diketahui)
VVB Solo 2-1 SIVB Soerabaia
(tanggal tidak diketahui)
SIVB Soerabaia 0-1 VVB Solo
Babak Final (Stedenwedstrijden):
Klasemen Akhir
|
Pos |
Tim |
M |
M |
S |
K |
SG |
P |
|
1 |
VIJ Djakarta 🏆 |
2 |
2 |
0 |
0 |
8-2 |
4 |
|
2 |
PSIM Djokjakarta |
2 |
1 |
0 |
1 |
5-6 |
2 |
|
3 |
VVB Solo |
2 |
0 |
0 |
2 |
2-7 |
0 |
|
🏆 |
: Juara |
|
|
Hasil Pertandingan
22 Mei 1931 - Lapangan Selatan Keraton Soerakarta Hadiningrat, Soerakarta
Wasit: R.M. Widodo Sastrodiningrat
VVB Solo 1-4 PSIM Djokjakarta
23 Mei 1931 - Lapangan Selatan Keraton Soerakarta Hadiningrat, Soerakarta
Wasit: R.M. Widodo Sastrodiningrat
VIJ Djakarta 5-1 PSIM Djokjakarta
24 Mei 1931 - Lapangan Selatan Keraton Soerakarta Hadiningrat, Soerakarta
Wasit: R.M. Widodo Sastrodiningrat
VVB Solo 1-3 VIJ Djakarta
Pencetak Gol: (tidak tercatat) - Moetjitabah (0-1), Soemo (0-2), (0-3)
Hasil Akhir:
|
Tim Tiga Besar |
||
|
VIJ Djakarta 🏆 |
PSIM Djokjakarta 🥈 |
VVB Solo 🥉 |
Juara:
🏆 VIJ Djakarta
Skuad VIJ Djakarta 1931[1]
|
Pos |
Nama Pemain |
|
GK |
🇳🇱 Salikin |
|
DF |
🇳🇱 Soetrisno |
|
DF |
🇳🇱 Sabeni |
|
DF |
🇳🇱 Satia |
|
MF |
🇳🇱 Soetarto |
|
MF |
🇳🇱 Soekarno |
|
MF |
🇳🇱 Basir |
|
FW |
🇳🇱 Idris |
|
FW |
🇳🇱 Patjar |
|
FW |
🇳🇱 Soemo |
|
FW |
🇳🇱 Besoes |
|
FW |
🇳🇱 Moedjitabah |
|
FW |
🇳🇱 Hoedoro |
|
FW |
🇳🇱 Djainin |
|
FW |
🇳🇱 Sjamsoedin |
Catatan:
[1] Pada masa pra-kemerdekaan Indonesia, seluruh pemain yang berafiliasi dengan PSSI secara hukum dan administrasi berstatus sebagai warga negara Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische onderdaan).
Referensi:
(1) Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië
(2) Bintang Mataram
(3) Bintang Timoer
(4) De Koerier
(5) persissolo.id
Arsip disusun oleh Supriyanto.
Kompilasi Musim 1930-1931
Kompetisi Kasta Pertama
- Sebelumnya: Inlandsche Stedenwedstrijden 1930
- Selanjutnya: Stedenwedstrijden PSSI 1932
