Kompetisi kasta ketiga
sepak bola Indonesia kembali bergulir melalui Liga 3 2022-2023. Liga 3
diselenggarakan langsung oleh PSSI, dengan pelaksanaan putaran provinsi berada
di bawah koordinasi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, sementara putaran nasional
dikelola oleh PSSI pusat. Kompetisi ini digelar di seluruh provinsi di
Indonesia dan menjadi jenjang dasar dalam piramida liga nasional, sekaligus
jalur promosi bagi klub-klub amatir menuju Liga 2.
Namun, dalam
perjalanannya, kompetisi Liga 3 musim 2022-2023 tidak dapat diselesaikan hingga
tuntas. Liga ini, bersama dengan Liga 2 2022-2023, resmi dibatalkan akibat
kombinasi berbagai faktor, dengan salah satu yang paling utama adalah Tragedi
Stadion Kanjuruhan. Meski demikian, sejumlah Asprov yang telah merampungkan
kompetisi di putaran provinsi tetap mendapatkan pengakuan, di mana klub-klub
terbaik dari wilayah tersebut diberikan slot untuk berpartisipasi pada putaran
nasional di musim berikutnya sebagai bentuk keberlanjutan pembinaan dan
apresiasi terhadap kompetisi daerah.
Peserta:
Putaran Provinsi
Pulau Sumatra
Aceh:
(tidak menggelar kompetisi)
Sumatera Utara:
(tidak menggelar kompetisi)
Sumatera Barat:
(tidak menggelar kompetisi)
Riau:
Air Molek FC, Bagan Siapi-api FC, KNPI Bernas FC, KS Tiga Naga, Lindai Sinau
FC, Nabil FC, Pancasona Abadi FC, Pekanbaru United FC, Pekanbaru Warriors FC,
Pendalian FC, Perfisi UR, PS Petalangan, PS Siak, PSBS Bangkinang, Rumbai FC,
Teacher United Indonesia FC, Tornado FC, Universitas Pahlawan FC, Wahana FC.
Kepulauan Riau:
(tidak menggelar kompetisi)
Jambi:
(tidak menggelar kompetisi)
Bengkulu:
(tidak menggelar kompetisi)
Sumatera Selatan:
Arsenio Arkan FC, Bhayangkara Sriwijaya FC, David FC, Exsimbels Arsyfa FC, KMP
Bumara FC, Persegrata Palembang, Persimuba Musi Banyuasin, Persimura Musi
Rawas, PS Lubuklinggau, PS Palembang, PS Satria Muda, PS TRIA Palembang, PSSL
Bayung Lencir.
Bangka Belitung:
(tidak menggelar kompetisi)
Lampung:
(tidak menggelar kompetisi)
Pulau Jawa
Banten:
Adhyaksa Farmel FC, Anyar Pratama FC, Astam FC, Banten Jaya FC, Banten United
FC, Bantara SC, Billal FC, Internazionale Banten, Kanekes FC, Matrix Putra
Brother's FC, Nathan Lebak FC, Persic Cilegon, Persigon Cilegon, Persikota
Tangerang, Persipan Pandeglang, Persitangsel Tangerang Selatan, Putra Tangerang
FC, Raga Negeri FC, Serang Jaya FC, Serpong City FC, Trisukma FC.
DKI Jakarta:
(tidak menggelar kompetisi)
Jawa Barat: Seri 1:
Bandung United FC, Cimahi Putra FC, Citeureup Raya FC, Dejan FC, Depok City FC,
Depok Raya FC, Depok United FC, Ebod Jaya FC, Karawang United FC, Persekabtas
Persika 1951, Perses Sumedang, Persigar Garut, Persikabbar Bandung Barat,
Persikasi Bekasi, Persindra Indramayu, Persipasi Bekasi, Persipo Purwakarta,
Persipu FC, Persitas Tasikmalaya, PSB Bogor, PSGC Ciamis, Roksi FC. Seri 2:
Al Jabbar FC, Bandung Barat United, Bandung Timur FC, Bekasi United FC, Benpica
FC, Bina Putra Sentra FC, Blaster FC, Buaran Putra FC, Cirebon Barat FC, Loreng
Karawang FC, Mandala FC, Maung Anom FC, Maung Bandung FC, Mutiara 97 FC, Pakuan
City FC, Parma FC, Perkesit Cianjur, Persigarsel Rancaekek, Persikabumi
Sukabumi, Persikad 1999, Persikotas Tasikmalaya, Persima Majalengka, Pesik
Kuningan, PS Bara Siliwangi, PS BRT Subang, PSGJ Cirebon, PSIT Cirebon, R2B
Legend FC, Sultan Muda FC, Super Progresif FC, YMA Sukabumi 28 FC, Young Tigers
FC.
Jawa Tengah: AT
Farmasi FC, Berlian Rajawali Semarang, Bhayangkara Muda FC, Bintang Timur
Pekalongan, BJL 2000 FC Semarang, ISP Purworejo, Mahesa Jenar Muda FC, PERINKA
FC Kota Tegal, Persab Brebes, Persak Kebumen, Persebi Boyolali, Persekap
Pekalongan, Persibangga Purbalingga, Persibas Banyumas, Persibat Batang,
Persiharjo Sukoharjo, Persik Kendal, Persika Karanganyar, Persikaba Blora,
Persikama Magelang, Persikas Semarang, Persiku Kudus, Persip Pekalongan,
Persipur Purwodadi, Persitema Temanggung, Persiwi Wonogiri, PPSM Sakti
Magelang, PS Ebod Jaya Kebumen, PSD Demak, PSDB United, PSIK Klaten, PSIP
Pemalang, PSIR Rembang, PSISa Salatiga, PSIW Wonosobo, Putra Surakarta FC,
Safin Pati FC, Slawi United, Universitas Surakarta FC.
DI Yogyakarta:
(tidak menggelar kompetisi)
Jawa Timur:
(tidak menggelar kompetisi)
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali:
AFA Bali Lions FC, Bintang Bali FC, Bharata Bali FC, PSAD Udayana, PS Badung,
PS Jembrana, Perseden Denpasar, Perst Tabanan, Pro Kundalini FC, Putra Angkasa
Kapal FC, Putra Tresna Bali FC, Semaraoura United FC, Singaraja ZFP FC, Sulut
Bali FC, Tunas Muda Ubud FC.
Nusa Tenggara Barat: Bintang
Ampenan FC, Bomber FC, Galaxy FC, Garuda Muda FC, Infa FC, Lebah FC, Lombok FC,
Mandalika FC, Panser FC, Persebi Bima, Persekobi Bima, Persidom Dompu, Persisum
Sumbawa, Perslobar West Lombok, Perslotim East Lombok, PS Bima Sakti, PS
Bintang Kejora, PS Cordova University, PS Daygun, PS Fatahillah 354, PS
Hamzanwadi, PS Mataram, PS Selaparang Raya, PS Sumbawa, PSKT West Sumbawa, PSLT
Central Lombok.
Nusa Tenggara Timur:
Bintang Timur Atambua, FC Nirwana 04 Nagekeo, Kristal FC, Persab Belu, Persada
Sumba Barat Daya, Persami Maumere, Persarai Sabu Raijua, Perse Ende, Persebata
Lembata, Perseftim Flores Timur, Persematim Manggarai Timur, Persena Nagekeo,
Perserond Rote Ndao, Persewa Waingapu, Persim Manggarai, Persisteng Sumba
Tengah, Perss Soe, Platina FC, PS Malaka, PSK Kupang, PSKK Kupang, PSKN
Kefamenanu, PSN Ngada, Putera Oesao FC.
Pulau Kalimantan
Kalimantan Barat:
(tidak menggelar kompetisi)
Kalimantan Tengah:
(tidak menggelar kompetisi)
Kalimantan Selatan:
Barabai FC, Kotabaru FC, Perseam Amuntai, Persebaru Banjarbaru, Persemar
Martapura, Persepan Pagatan, Persetala Tanah Laut, Persitam Tamban, Peseban
Banjarmasin, PS Balangan, PS Talenta Banua.
Kalimantan Timur:
(tidak menggelar kompetisi)
Kalimantan Utara:
(tidak menggelar kompetisi)
Pulau Sulawesi
Sulawesi Utara:
(tidak menggelar kompetisi)
Gorontalo:
Abdi United FC, Basmi FC, Boliyohuto FC, Brigade Pesisir FC, Dulamayo FC, FC
Gorut, Gorontalo United FC, IPPOT Tapa, Kreasindo FC, Lakeya FC, Likot FC,
Mahardika FC, Mipo FC Pohuwato, Muara Tirta FC, Paguyuman All Star FC, Panipi
Raya FC, Panua GFC, Persidago Gorontalo, Persikota Talaga, Persital Talumolo,
Predator FC, PS Boalemo, PSP Pohuwato, Rajawali Gorontalo FC, Sparadis United
FC, Telaga Biru FC.
Sulawesi Tengah:
Bandar Sulteng FC, Buol United, Celebest FC, Kramat Jaya FC, Palu Putra FC,
Persema Mepanga, Persibal Luwuk, Persigi Sigi, Persikol Kolonodale, Persipal
Palu Junior, Persipar Parigi, Persittimo Tinombo, Persmo Moutong, PS Tisswan,
PSNB Nupa Bomba, Sahib Parimo FC, Samudra Pantoloan FC.
Sulawesi Barat:
(tidak menggelar kompetisi)
Sulawesi Selatan:
Bank Sulselbar FC, Gasiba Bulukumba, Gasis Soppeng, Makassar City FC, Masolo
United FC, Persiban Bantaeng, Persibone Bone, Persigowa Gowa, Persim Maros,
Persipangkep Pangkajene Kepulauan, Perslutim Luwu Timur, Perssin Sinjai,
Rajawali Muda Makassar FC, Sultanjaya FC.
Sulawesi Tenggara:
(tidak menggelar kompetisi)
Kepulauan Maluku
Maluku Utara:
Morotai United FC, Persega Galela, Persihalbar Halmahera Barat, Persihalteng
Halmahera Tengah, Persihalut Halmahera Utara, Persiter Ternate.
Maluku:
Garuda FC, Jong Ambon FC, Latulua FC, Maluku FC, Sinar Harapan Kataloka FC,
Tunas Harapan FC, Tunas Inti FC.
Pulau Papua
Papua Barat:
(tidak menggelar kompetisi)
Papua:
Persidafon Dafonsoro, Persinab Nabire, Persintan Intan Jaya, Persipani Paniai,
PS Embun Supiori, Toli FC, Waanal Brothers FC.
Format
Kompetisi:
Kompetisi ini terdiri
dari dua tahap utama, yakni putaran provinsi dan putaran nasional. Pada putaran
provinsi, kompetisi diselenggarakan oleh masing-masing Asprov PSSI dengan
format yang berbeda-beda di setiap provinsi untuk menjaring tim-tim terbaik yang
berhak melaju ke putaran nasional. Putaran nasional direncanakan
diselenggarakan secara bertahap mulai dari babak penyisihan grup hingga partai
puncak untuk menentukan juara dan tim yang berhak promosi ke Liga 2, meskipun
pada praktisnya kelanjutan putaran nasional akhirnya ditiadakan dan kompetisi
dibatalkan. Kendati demikian, bagi provinsi yang telah merampungkan
kompetisinya, hasil tersebut tetap diakui dalam bentuk pemberian kuota tambahan
yang akan diakumulasikan dengan jatah reguler pada putaran nasional Liga 3
musim berikutnya.
Jadwal
Kompetisi:
Putaran
Provinsi: 6 Agustus 2022-13 Januari 2023.
Putaran Nasional:
(dibatalkan)
Putaran
Provinsi:
Pulau Sumatra
Aceh
(tidak menggelar
kompetisi)
Sumatera
Utara
(tidak menggelar
kompetisi)
Sumatera
Barat
(tidak menggelar
kompetisi)
Riau
(kompetisi dihentikan)
Kepulauan
Riau
(tidak menggelar
kompetisi)
Jambi
(tidak menggelar
kompetisi)
Bengkulu
(tidak menggelar
kompetisi)
Sumatera
Selatan
Juara: Persimuba Musi
Banyuasin
Bangka
Belitung
(tidak menggelar
kompetisi)
Lampung
(tidak menggelar
kompetisi)
Pulau Jawa
Banten
Juara: Serpong City FC
DKI
Jakarta
(tidak menggelar
kompetisi)
Jawa
Barat[1]
Juara
Seri 1: Persipasi Bekasi
Juara Seri 2: Al Jabbar
FC
Jawa
Tengah
Juara: Persip Pekalongan
DI
Yogyakarta
(tidak menggelar
kompetisi)
Jawa
Timur
(tidak menggelar
kompetisi)
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Juara: Perseden Denpasar
Nusa
Tenggara Barat
(kompetisi dihentikan)
Nusa
Tenggara Timur
Juara: Perse Ende
Pulau Kalimantan
Kalimantan
Barat
(tidak menggelar
kompetisi)
Kalimantan
Tengah
(tidak menggelar
kompetisi)
Kalimantan
Selatan
Juara: Persetala Tanah
Laut
Kalimantan
Timur
(tidak menggelar
kompetisi)
Kalimantan
Utara
(tidak menggelar
kompetisi)
Pulau Sulawesi
Sulawesi
Utara
(tidak menggelar
kompetisi)
Gorontalo
Juara: Persidago
Gorontalo
Sulawesi
Tengah
Juara: Persipal Palu
Junior
Sulawesi
Barat
(tidak menggelar
kompetisi)
Sulawesi
Selatan
Juara: Persibone Bone
Sulawesi
Tenggara
(tidak menggelar
kompetisi)
Kepulauan Maluku
Maluku
Utara
Juara: Morotai United FC
Maluku
Juara: Maluku FC
Pulau Papua
Papua
Barat
(tidak menggelar
kompetisi)
Papua
Juara: Persipani Paniai
Putaran Nasional:
(kompetisi dibatalkan)
Catatan:
[1] Liga
3 Jawa Barat menggunakan sistem dua kasta, yakni Seri 1 dan Seri 2, yang
menerapkan mekanisme promosi dan degradasi antarseri berdasarkan hasil
kompetisi.
Arsip disusun oleh Supriyanto.
Kompilasi Musim 2022-2023
Kompetisi Kasta Ketiga
- Sebelumnya: Liga 3 2021-2022
- Selanjutnya: Liga 3 2023-2024