Pada tahun 1922, komunitas Tionghoa di Hindia Belanda kembali melanjutkan tradisi kompetisi antarkota Stedenwedstrijden Tionghoa atau Chinnesche Stedenwedstrijden, kali ini diselenggarakan di Semarang. Kompetisi ini menjadi ajang bagi tim-tim terbaik untuk menunjukkan kemampuan mereka, sekaligus memperkuat ikatan sosial dan memperkuat posisi sepak bola sebagai sarana interaksi serta identitas komunitas Tionghoa di tengah masyarakat Hindia Belanda. Para peserta bertanding sengit memperebutkan Trofi H.M. Hoo Bie Beker, trofi bergengsi yang menjadi simbol prestise kompetisi ini.
Peserta:
UMS Batavia
Union Semarang
Tiong Hoa Soerabaia
YMC Bandoeng
Format Kompetisi:
Kompetisi menggunakan sistem gugur langsung, dua pertandingan semifinal, diikuti dengan laga final. Seluruh pertandingan diselenggarakan di Semarang.
Jadwal Kompetisi:
15-17 April 1922.
Bagan Kompetisi:
|
|
|
|
|
||||
|
Semifinal |
Final |
||||||
|
15 April 1922, Semarang |
|||||||
|
Tiong Hoa Soerabaia |
3 |
||||||
|
UMS Batavia |
1 |
17 April 1922, Semarang |
|||||
|
Tiong Hoa Soerabaia 🏆 |
0 |
||||||
|
16 April 1922, Semarang |
Union Semarang |
0 |
|||||
|
Union Semarang |
3 |
Tiong Hoa menang melalui undian |
|||||
|
YMC Bandoeng |
0 |
||||||
|
🏆 |
: Juara |
||||||
Hasil Pertandingan:
Semifinal
15 April 1922 - Semarang
Tiong Hoa Soerabaia 3-1 UMS Batavia
16 April 1922 - Semarang
Union Semarang 3-0 YMC Bandoeng
Final
17 April 1922 - Semarang
Tiong Hoa Soerabaia 0-0 Union Semarang
Tiong Hoa Soerabaia menang melalui undian
Hasil Akhir:
|
Tim Tiga Besar |
||
|
Tiong Hoa Soerabaia 🏆 |
Union Semarang 🥈 |
UMS Batavia 🥉 YMC Bandoeng 🥉 |
Juara:
🏆 Tiong Hoa Soerabaia[1]
Catatan:
[1] Dengan menjuarai kompetisi untuk kedua kalinya secara beruntun, Tiong Hoa Soerabaia berhak menyimpan trofi Tiong H.M. Hoo Bie Beker secara permanen.
Referensi:
(1) 40 Jaar Voetbal - Ned Indie 1894-1934
(2) Sin Po
Arsip disusun oleh Supriyanto.
Kompilasi Musim 1922
Kompetisi Kasta Pertama
- Sebelumnya: Stedenwedstrijden Tionghoa 1921
- Selanjutnya: Stedenwedstrijden Tionghoa 1923
