Arsip Kompetisi Sepak Bola Nasional Sejak Era Hindia Belanda Hingga Indonesia Modern. Menyajikan Format, Hasil Kompetisi, Penghargaan dan Sejarah Faktual.

Divisi I Liga Indonesia 1998

Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia kembali digelar oleh PSSI melalui Divisi I Liga Indonesia 1998, namun pelaksanaannya berlangsung tanpa kejelasan akibat situasi nasional yang tidak stabil. Kompetisi ini sebenarnya sempat dimulai dan tercatat hanya sekitar sepuluh pertandingan yang berhasil dilaksanakan sebelum akhirnya terhenti. Ketegangan politik dan kerusuhan sepanjang tahun 1998 membuat agenda kompetisi tidak dapat diteruskan, sehingga musim ini berakhir tanpa penyelesaian dan menjadi salah satu edisi yang terhenti di tengah jalan dalam sejarah Liga Indonesia.

Peserta:

Indocement Cirebon[1]

Perseden Denpasar

Persedikab Kediri

Perserang Serang

Persewangi Banyuwangi

Persidafon Dafonsoro

Persijap Jepara

Persijatim Jakarta Timur

Persipal Palu

Persis Solo

Persiss Sorong

Persitara Jakarta Utara

Persiter Ternate

Persmin Minahasa

PSJS Jakarta Selatan

PSPS Pekanbaru

PSS Sleman

PSSB Bireun

Format Kompetisi:

Kompetisi ini diselenggarakan dalam tiga tahap, yaitu babak penyisihan, babak 8 besar dan babak gugur. Pada babak penyisihan, peserta dibagi ke dalam empat grup, dimana setiap tim bertanding dengan sistem double round robin. Empat tim terbawah pada masing-masing grup masuk ke Playoff Degradasi yang menggunakan format single round robin dimana dua tim peringkat terbawah dalam playoff ini terdegradasi ke Divisi II. Sementara itu, dua tim terbaik dari masing-masing grup pada babak penyisihan berhak melaju ke babak 8 besar. Pada babak 8 besar, delapan tim yang lolos kemudian dibagi ke dalam dua grup dan kembali bertanding dengan sistem single round robin. Dua tim terbaik dari masing-masing grup melaju ke babak gugur. Babak gugur diawali dengan partai semifinal, di mana juara Grup A menghadapi runner-up Grup B dan juara Grup B menghadapi runner-up Grup A. Tim yang kalah akan memainkan laga perebutan tempat ketiga dan tim yang menang pada laga tersebut promosi ke Divisi Utama, sedangkan pemenang semifinal meraih tiket promosi ke Divisi Utama sekaligus melaju ke final untuk menentukan gelar juara Divisi I.

Jadwal Kompetisi:[2]

(tidak diketahui)-25 Mei 1998 (kompetisi dibatalkan).

Pembagian Grup:

Grup I

Tim

PSPS Pekanbaru

PSSB Bireun

Persijatim Jakarta Timur

Persibri Batanghari

Indocement Cirebon

Grup II

Tim

Persedikab Kediri

Perserang Serang

Persijap Jepara

PSJS Jakarta Selatan

PSS Sleman

Grup III

Tim

Perseden Denpasar

Persewangi Banyuwangi

Persis Solo

Persitara Jakarta Utara

Grup IV

Tim

Persidafon Dafonsoro

Persipal Palu

Persiss Sorong

Persiter Ternate

Persmin Minahasa

Divisi I Liga Indonesia 1998 Dibatalkan:

Divisi I Liga Indonesia 1998 resmi dibatalkan oleh PSSI pada 25 Mei 1998 setelah hanya sempat melaksanakan sekitar sepuluh pertandingan, menyusul keputusan pembatalan Divisi Utama Liga Indonesia 1997-1998. Keputusan ini diambil seiring memburuknya situasi nasional yang dipicu oleh krisis moneter Asia serta instabilitas politik yang mencapai puncaknya dengan pengunduran diri Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Krisis tersebut tidak hanya mengguncang sektor ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada kelangsungan aktivitas olahraga, termasuk sepak bola. Banyak klub menghadapi kendala finansial serius, sementara kondisi keamanan dalam negeri tidak memungkinkan penyelenggaraan pertandingan secara normal. Dalam konteks tersebut, pembatalan kompetisi dipandang sebagai langkah yang perlu demi menjaga keselamatan dan stabilitas nasional. Musim 1997-1998 pun tercatat sebagai salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah sepak bola Indonesia, yang mencerminkan eratnya keterkaitan antara dinamika olahraga dan kondisi sosial-politik sebuah negara.



[1] Mataram Indocement berpindah home base ke Cirebon pada musim 1997-1998 dan berganti nama menjadi Indocement Cirebon. Relokasi ini berkaitan dengan kedekatan klub dengan fasilitas dan aktivitas perusahaan Indocement di wilayah Cirebon, disertai penataan ulang susunan tim setelah perpindahan tersebut.

[2] Tidak diketahui secara pasti kapan kompetisi ini dimulai, namun kompetisi akhirnya dibatalkan oleh PSSI pada 25 Mei 1998 menyusul pembatalan Divisi Utama Liga Indonesia. Beberapa informasi menyebutkan bahwa Divisi I musim ini sempat digelar pada tahun 1998 dan hanya memainkan sekitar sepuluh pertandingan sebelum seluruh rangkaian kompetisi dihentikan.

Back To Top